Peluang penghasilan Jutaan Rupiah melalui Aplikasi Live Streaming

Selain Youtube, ada platform baru yang bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan penghasilan lewat video. Bedanya, kali ini kamu harus tampil secara live ke audience / penonton kamu!

Berikut ini adalah beberapa aplikasi live streaming yang bisa kamu pakai untuk mendapatkan uang hanya dengan live saja.

  1. BIGO LIVE

Bigo Live merupakan aplikasi Android dan iOS yang saat ini sedang digemari oleh pengguna khususnya dari Indonesia, Thailand, Vietnam dan masih banyak lagi.

BIGO LIVE hadir pertama kali secara online di Thailand tanggal 12 Maret 2016, Aplikasi berlogo dinosaurus lucu ini sudah bertengger di posisi 18 untuk aplikasi gratis terpopuler.

Cara memanfaatkan Bigo Live adalah dengan menyiarkan aktivitas sehari-hari sang broadcaster (orang yang sedang siaran) ke member lainnya. Kamu bisa pilih sendiri broadcaster mana yang ingin kamu lihat salurannya.

Untuk mendapatkan penghasilan dari Bigo Live adalah dengan cara membuat semakin banyak orang datang ke channel kamu dan penonton memberi Gift (istilah pemberian hadiah melalui icon) kepada mu, nah semakin banyak gift yang kamu dapatkan maka semakin banyak uang yang bisa kamu dulang.

Gift yang mereka berikan akan terakumulasi menjadi ‘Diamond’ yang bisa ditukarkan menjadi uang cash dengan minimal penarikan adalah 6700 Diamond atau setara dengan Rp2.000.000

Sayangnya sudah banyak sekali orang yang menjadi broadcaster. sehingga, untuk mendapatkan penonton yang banyak Anda harus berproses lama.

  1. Live.me

Aplikasi ini hampir mirip dengan BIGO live, namun aplikasi ini berasal dari Amerika

Aplikasi Live.me sudah dapat diunduh di Google Play dan Apple Store. Sama dengan Bigo dan Nono, aplikasi Live.me memungkinkan pengguna untuk memberikan komentar, hadiah digital serta mengikuti broadcaster favorit mereka.

Live.me juga memiliki banyak fitur menyerupai game seperti leaderboards, dalam berbagai level, yang dapat dimainkan dengan para penyiar video lain, sambil merekam hal menarik dan membagikannya di akun media sosial mereka. Melalui aplikasi ini, Live.me menawarkan para broadcaster cara sangat praktis untuk siaran secara langsung menggunakan fitur-fitur unik seperti beautification dan blocking tools.

Untuk mendapatkan uang di aplikasi ini yaitu dengan cara siaran langsung seperti halnya BIGO live, di aplikasi ini kamu juga bisa mendapatkan reward melalui Gift atau hadiah dari pengguna yang sedang menonton siran kamu.

  1. Tamago Live

Aplikasi Live satu ini adalah aplikasi Live streaming terbaru, hampir sama dengan BIGO dan LIVE.me, Aplikasi TAMAGO ini baru akan launching Desember 2017 nanti.

Aplikasi ini bisa kamu unduh di Google play dan Apple store mulai Desember 2017 nanti. Sebelum apalikasi ini meluncur, aplikasi TAMAGO ini membuka peluang kerja sama untuk kamu yang memiliki Follower Intagram / Youtube diatas 10K sampai 1M Follower.

Berikut ini adalah ulasan

 Cara Daftar tamago

Kamu bisa langsung daftar tamago setelah aplikasi rilis pertama di bulan Desember 2017 seperti gambar ini

Cara memakai Tamago

Sama halnya dengan BIGO Live, aplikasi TAMAGO memiliki banyak sekali fitur-fitur yang bisa kamu gunakan

 

Mendapatkan Penghasilan Dari TAMAGO

Ketika kamu sudah mendaftar aplikasi tamago, kamu bisa membuka aplikasi menu profil.

Disana kamu bisa melihat penghasilan dan follower yang sudah kamu dapatkan.

 

Peluang Kerja Sama menjadi Buzzer Tamago

Karena aplikasi ini masih baru, saat ini Marketing TAMAGO mencari orang-orang yang memiliki follower untuk menjadi member dari TAMAGO.

Sebab, berbeda dengan beberapa aplikasi LIVE yang sudah ada saat ini, TAMAGO masih belum memiliki member yang akan melakukan siaran.

Maka dari itu, saat ini TAMAGO mencari buzzer atau orang yang memiliki Follower diatas 10.000 untuk ( intagram / Youtube ) untuk menjalin kerjasama.

 

Cara Daftar Kerjasama TAMAGO

Peluang kerjasama TAMAGO melalui contact dibawah ini :

Email : aidoru.emc@gmail.com

SMS / Whats app : 087809512529

 

Pengalaman Menggunakan Aplikasi Live Streaming untuk mendapatkan Rupiah.

Untuk mengetahui mengapa seorang penyiar akhirnya mau bergabung dengan sebuah aplikasi siaran langsung, saya pun menemui Jennifer Aiko. Ia adalah seorang pesulap wanita yang mengaku telah sekitar tujuh bulan berkecimpung di bisnis aplikasi video siaran langsung ini, dengan beberapa aplikasi berbeda.

Jennifer mengaku kalau ia memutuskan untuk bergabung setelah dihubungi oleh perwakilan dari sebuah aplikasi BIGO. Awalnya ia tidak percaya kalau ia bisa mendapat pendapatan yang dijanjikan. Ia bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana ia bisa melakukan siaran langsung selama puluhan jam, meski kemudian ia pun tetap mencobanya.

Setelah mencoba, ternyata saya justru suka. Di hari pertama saja saya sampai melakukan siaran hingga lima jam. Interaksi dengan pengguna membuat aktivitas siaran menjadi lebih asyik.

 

Saat ini, Jennifer telah bisa mengumpulkan uang puluhan juta setiap bulannya dari hasil mendapat gift dari para pengguna. Penghasilan tersebut bisa ia dapatkan hanya dengan memperlihatkan aktivitasnya sehari-hari, mulai dari menyetir mobil, jalan-jalan, hingga ketika berolahraga di gym.

Berbeda dengan Jennifer yang sejak awal memang memanfaatkan aplikasi siaran langsung untuk menambah pendapatan, seorang mahasiswi bernama Ingrid Dominica justru mulai menggunakan aplikasi siaran langsung untuk bersosialisasi dengan orang lain. Sejak setahun yang lalu, mahasiswi yang tengah mengenyam pendidikan di Taiwan ini telah memanfaatkan aplikasi tersebut untuk melatih kemampuannya berbahasa Jepang dan Inggris dengan para native speaker.

“Kemudian saya mendapat tawaran dari aplikasi yang mengiming-imingi monetisasi. Meski awalnya tidak percaya, saya tetap mencobanya. Toh kalau tidak mendapat gaji, saya tetap bisa menggunakannya untuk bersosialisasi seperti biasa,” ujar Ingrid.

Setiap kali melakukan siaran, Ingrid mengaku kalau ia bisa mendapat ratusan penonton. Angka itu bahkan bisa mencapai ribuan bila siarannya direkomendasikan oleh aplikasi tempat ia bernaung saat ini.

Ingrid menyatakan kalau selain karena besarnya pendapatan yang diterima, ia juga suka menjadi penyiar di aplikasi siaran langsung karena waktu siaran yang fleksibel, sehingga tidak mengganggu jadwal kuliahnya. Hal ini ia rasa lebih baik daripada ia harus bekerja part time dengan waktu yang ditentukan secara ketat.

Terkait opini negatif dari banyak orang seputar aplikasi siaran langsung ini, Ingrid mengaku kalau orang tuanya justru tidak terlalu ambil pusing dengan hal tersebut. “Mereka justru senang karena sekarang mereka bisa melihat aktivitas saya secara langsung lewat aplikasi ini,” jelas Ingrid.

Jennifer pun mengakui kalau ada beberapa penyiar di aplikasi-aplikasi siaran langsung yang melakukan hal-hal negatif. Tapi menurutnya, hal itu kembali kepada pribadi penyiar tersebut masing-masing. Ia sendiri yakin kalau aplikasi tempatnya bernaung mempunyai fitur monitoring yang baik, sehingga tidak akan meloloskan konten-konten pornografi seperti itu.

Ingrid menambahkan kalau ia pribadi berharap bisnis video siaran langsung ini akan menjadi semakin mainstream, dan mendorong lebih banyak penyiar untuk bergabung. Dan di antara para pemain yang ada, menurutnya yang akan menjadi pemenang adalah yang mempunyai fitur paling lengkap, termasuk fitur untuk memonitor konten negatif.

Sumber id.Techinasia.com